Trend Baru Pengembangan SIMRS, Alternatif Solusi

Pada tulisan sebelumnya telah saya jabarkan beberapa alternative dan panduan-panduan dalam menyusun rencana pemakaian atau pemilihan SIMRS yang akan digunakan, seperti :

  • Pengembangan Internal
  • Kerjasama Sistem Operasional (KSO), yang pada intinya adalah merupakan Sewa system
  • Beli Sistem yang sudah jadi

Namun dengan semakin maraknya persaingan di dunia IT,banyak vendor-vendor baru yang berkecimpung dalam pengembangan Sistem Informasi Rumah Sakit (SIMRS) dikarenakan pasar SIMRS ini masih sangat terbuka, mereka semakin inovatif dan kreatif dalam menjual dan memasarkan produk mereka.

Salah satu system penjualan dan pengembangan SIMRS yang terbaru adalah Sistem Penjualan berikut Source Code dari program / SIMRS yang dikembangan. Dengan system ini pihak rumah sakit sangat di untungkan dikarenakan akan dipastikan SISTEM dikembangan oleh tim professional dari vendor-vendor yang mahir dibidangnya, dan setelah SISTEM itu sudah diimplementasinya di rumah sakit, pihak manajemen tidak akan disulitkan jika ternyata SISTEM itu harus dikembangkan seiring kebutuhan dan kebijakan yang dinamis.

Hal apakah yang perlu dilakukan jika rumah sakit akan memilih pengembangan system dengan cara seperti ini??, berikut ini sedikit panduan saya :

  1. Pilih vendor yang sudah competen dan berpengalaman mengembangkan SIMRS minimal sudah menangani 5 rumah sakit, mengapa demikian ?? Jika suatu vendor telah berhasil mengembangan sebuah SIMRS di minimal beberapa rumah sakit, akan dipastikan vendor tersebut telah bisa memahami dan mengerti betul akan bisnis proses dan kebutuhan manajemen terhadap SIMRS itu sendiri.
  2. Siapkan tenaga ahli di internal Rumah Sakit yang akan menghandle dan mendampingi pihak vendor selama implementasi dan yang akan menghadle dan mengembangkan system setelah kerja sama dengan vendor selesai. Berikut gambaran tenaga ahli yang harus dimiliki RS yang akan ditempatkan di divisi IT :
    • 1 orang manajer, dengan keahlian : analisa system, memahami dan pernah terlibat dalam SDLC, mengetahui dan pernah menghandle infrastruktur hardware, server, networking, dll. Dan yang tidak kalah penting adalah kemampuannya dibidang manajemen.

    • 2 orang staff programmer, minimum 1 orang, karena dengan memiliki program yang sudah jadi, otomatis pekerjaan development program akan lebih sedikit, asal kebutuhan terhadap system sudah dapat di tentukan secara pasti dan sudah termasuk ruang lingkup system yang dikembangkan oleh vendor.

    • 2 orang staff hardware / teknisi, yang akan menghandle perangkat computer dan jaringan.

  3. Definisikan dan tentukan secara pasti kebutuhan RS terhadap Sistem sebagai arahan pengembangan system.
  4. Pada saat pengembangan system oleh vendor, harus didampingi dan diarahkan oleh tenaga ahli RS agar pengembangan Sistem bisa sesuai dengan bisnis proses dan kebutuhan RS. Ada baiknya pihak RS membentuk suatu “stearing comitee” yang beranggotakan tim IT RS, dan perwakilan manajemen dari masing-masing departemen di RS.
  5. Tidak kalah pentingnya yaitu komitmen dan Good Will dari pihak Manajemen RS terhadap pengembangan RS dengan selalu memantau, mengarahkan dan mengatur kebijakan yang berkaitan dengan SIMRS.

Jika suatu SIMRS bisa dikembangan dan diimplementasikan dengan baik, maka akan banyak manfaat yang dirasakan oleh RS itu sendiri, seperti : efisiensi, peningkatan kinerja, kepuasan pelanggan / pasien, transparansi dan kecepatan memperoleh informasi secara cepat, tepat dan akurat.

So…
Sudah saat nya rumah sakit mulai tertarik dan mengembangkan SIMRS di lingkungannya😀, karena InsyaAllah akan lebih banyak manfaat yang akan dirasakan.

Semoga bisa memberikan pencerahan .

Best Regards,

M.Firmansyah

One thought on “Trend Baru Pengembangan SIMRS, Alternatif Solusi

  1. Menambahkan Mas….
    Kalau lebih bagus lagi sih… sebelum nya perlu ada Sistim Akuntansi & Prosedur Administrasi yang memadai…. kemudian IT akan berjalan seirama
    dengan Sistem & Prosedure RS dimana ada adjustment2 yang memungkinkan kelancaran SIMRS dapat berjalan dengan baik.
    Sebaiknya sih Vendor tidak hanya tahu IT saja, tetapi juga menguasai Bidangnya Misalnya Accounting, Rekam Medik sehingga dapat tahu kebutuhan yang mendasar.
    Perlu diketahui Pelaporan2 keluar paling penting adalah dari Rekam Medik,
    dan Keuangan.
    Selamat……

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s